Kamis, 01 Oktober 2015

Rute Gowes Paling Menarik di Bandung Timur

Bila suka bersepeda di Kota Bandung, cobalah sesekali menggowes sepeda ke Bandung Timur. Banyak pesepeda nikmati kesegaran hawa di sudut tenggara Kota Bandung ini.

Bandung Timur, memanglah banyak pabrik disini (Jalan Gede Bage, Jalan Rumah Sakit, Ujung Berung, Cipamokolan). Tetapi pabrik-pabrik itu berdampingan dengan lahan-lahan yang senantiasa subur serta hijau, juga perumahan-perumahan.
 
 
Namun butuh digarisbawahi bahwa lokasi ini dahulu sisa persawahan yang sangat subur. Juga sebagai sumber pangan yang membuahkan beberapa ratus ton gabah. Bahkan juga hingga hari ini juga terus subur. Bersepeda di Bandung Timur asiknya start di Perumahan Margahayu Raya yang hijau serta asri. Photo : Margahayu Raya th. 2014. masrierie Kompasiana

Bersepeda ke lokasi ini, paling asik start-nya diawali dari Perumahan Margahayu Raya. Lantas melalui RW 04 (Taman Merkuri Timur), menyusuri tepian Sungai Cidurian (Jalan PU). Subur, melihat kiri-kanan jalan. Disini juga ada pemandnagan mengasyikkan. Kita dapat melalui Taman Lanjut usia serta lokasi urban farming.

Bersepeda melalui jalan Cipamokolan, menuju Kelurahan Derwati. Jalan Cipamkolan dulunya persawahan tulen. Sayangnya sawah-sawah itu telah beralih jadi perumahan serta ruko. Walau sebenarnya, dahulu ini yaitu sawah terindah di Bandung Timur. Cuma th. 2015 ini masih tetap tersisa sedikit sawah di selatannya.

Kelak kita bakal bersua dengan jalan Ciwastra. Selalu belok kiri ke arah timur. Di pertigaan Sapan berbelok ke kanan arah Sapan. Disanalah terbentang jalan yang relatif sepi. Masih tetap hegar serta fresh. Bersih serta sepi.

Jalan ini masih tetap belum hidup dengan kata lain belum dipakai. Mumpung masih tetap sepi serta kerap digunakan oleh yang belajar menyetir, bersepeda disini asik sekali. Lurus ke depan, sampailah di jalan menuju SMA 27. Bertanya saja ke masyarakat, sampailah kelak ke SOR Gede Bage. Gelora yang gagasannya bakal dipakai untuk hajat pesta berolahraga paling besar. Walau ada sedikit permasalahan di keadaan tanahnya yang labil, namun stadion ini terlihat megah menjulang.

Sawah-sawah Bandung Timur, selalu menyusut, bertukar dengan bangunan. Photo : Perumahan Bumi Adipura, Gedebage Selatan, th. 2012. Photo : Masrierie Kompasiana

Sepanjang beberapa puluh th., pada akhirnya Jalan Soekarno Hatta di buat (1980-an), jadi sawah-sawah itu mulai menyusut. Ditimbun, lantas jadikan perumahan. Ada rasa terenyuh melihat step untuk step pembangunan perumahan serta perkantoran, dan pabrik, bikin sawah-sawah juga raib.

Bagaimana tidak, Bandung yaitu lokasi tersubur di negeri ini. Jawa Barat yaitu hamparan tempat paling makmur dengan hasil tani serta kebun di negeri ini. Tidakkah bangun belantara beton serta pabrik, harusnya bukanlah di tempat subur. Lantaran lebih pantasnya tempat ini untuk sumber pangan bangsa. Bahkan juga, walau disebutkan telah berdiri banyak pabrik hingga banyak polusi sungai di sekelilingnya, sawahnya tetap harus subur. Tanahnya tetap harus rimbun.

Bersepeda yang mengasyikkan dapat juga dikerjakan di kompleks Perumahan Bumi Adipura. Beberapa ibu pengagum gowes pilih tempat ini, lantaran bila lapar serta capek atau haus, dapat makan enak disini. Ada kuliner nasi padang serta yang lain. Di Ruko gerbang barat (depan) Perumahan Bumi Adipura ada tempat makan serta beli minuman. Ada pula taman-taman dengan pohon-pohon kelapa sawit dimana kita dapat lesehan sesaat di hamparan rumput serta keteduhan pohon-pohon.

Bandung Technopolis

Bandung Technopolis bakal di bangun di lokasi Gedebage. Warga Bandung telah mengetahui nama Gedebage. Walau tak seutuhnya tahu situasi disini. Th. 1980-an saya mengetahui Gedebage juga sebagai nama pasar Induk, serta nama lokasi yang baru di buka di Bandung Timur. Pergi kesini di saat silam, terasanya pergi ke antah berantah, ke luar kota. Orang katakan, jauh dari mana-mana.

Dahulu sekali, batas pinggiran Kota Bandung cuma hingga Kiaracondong. Perumahan Margahayu Raya dahulu kala, akses masuknya melalui Jalan Ciwastra, bukanlah melalui Jalan Soekarno Hatta. Mulai sejak Jalan Soekarno Hatta sisi timur di buka, berkembanglah lokasi timur Bandung. Pengembang seperti Raya Incorporation (Margahayu Raya, saat ini Margahayuland developer) sangatlah bertindak dalam meningkatkan lokasi Bandung Timur.

Gerbang Masuk Perumahan Metro Soekarno Hatta Estate, Margahayu Raya, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung (Timur.) Photo th. 2014. masrierie kompasiana

Perumahan Margahayu Raya serta Metro Soekarno Hatta Estate yaitu salah satu perintis berkembangnya lokasi ini. Diluar itu, ada Perumahan Sanggar Hurip di seberangnya. Agak ke timur tumbuh Perumahan Riung Bandung, lalu Bumi Panyileukan, serta Gading Regency. Paling akhir barulah perumahan seperti Aria Graha berkembang disini. Menyusul Grand Sharon Residence, dan sebagainya.

Tidak jauh dari Sanggar Hurip, keduanya sama di bantaran Jalan Soekarno Hatta Timur sisi utara, ada Istana Kawaluyaan yang berdekatan dengan perkantoran punya pemda propinsi. Seperti Dinas Tata Ruangan umpamanya, serta perpustakaan daerah propinsi ada disini.

Di samping selatan Pasar Gedebage, menyeberangi Soekarno Hatta, ada jalan membujur utara selatan, bernama Gedebage Selatan. Jalan yang di segi kiri kanannya ada banyak tempat kosong inilah yang nantinya jadi Bandung Technopolis. Perumahan Bumi Adipura nantinya jadi sisi juga dalam rencana disini. Lantaran bakal ada gerbang masuk tol yang baru.

Sesungguhnya rasa sedih bukanlah saja lantaran sawah yang punah, namun juga burung-burung blekok serta kuntul putih yang bersarang di satu pojok lokasi ini bakal kehilangan habitatnya. Mereka umum menukik langit serta berseliweran di persawahan. Banyak juga burung ayam-ayaman yang lucu serupa ayam, namun lehernya seperti bebek. Saya takjub melihat kelincahan unggas liar yang semakin langka ini. Duh, sebentar lagi bakal dikemanakan mereka?

Bila bersepeda lagi ke utara, menyeberangi Jalan Soekarno Hatta kita dapat singgah berbelanja sayuran murah di Pasar Induk Gedebage. Pasar Induk Gedebage termasuk juga salah satu yang baru ada sesudah akses jalan by pass Soekarno Hatta yang melewati ujung barat sampai timur Bandung siap dipakai. Waktu itu daerah ini jadi lokasi kombinasi, pada persawahan, kebun-kebun kosong, tempat tidur dengan belukar, perkampungan serta areal industri.

Jujur, bila saya jadi milyuner, saya mau memborong sawah serta kebun, supaya tak diurug serta di bangun. Mau saya pertahankan jadi lokasi hijau penghasil pangan. Bila saya mempunyai kuasa, inginnya keluarkan ketentuan hentikan pemusnahan sawah. Bila sawah-sawah ini telah tidak ada, masih tetap nyaman tak ya bersepeda di Bandung Timur?
 

Copyright © Hotel di Bandung | HDG Team | Powered by Blogger | Design By Hotel di Garut